Memahami Huruf Hijaiyah
Pengertian Huruf Hijaiyah,
Huruf itu lambang bunyi, huruf hijaiyah yaitu, abjad arab yang di mulai dari ا (alif)
sampai dengan ي (ya).
Arti huruf :
Menurut bahasa artinya, Mata tepi sesuatu, ujung.
Menurut Istilah artinya, Suara yang berpegang/tertekan kepada Makhrajnya.
Huruf-huruf hijaiyah yang terkandung di dalam Al-Qur'an, menurut para ulama' ahli Tajwid jumlahnya ada 29 huruf yaitu :
Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :
Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.
Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : “apa faedah dari huruf hijaiyah ?”
Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, “Jawablah”.
Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.
Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama-nama Allah swt”. Kemudian Ali berkata :
Adapun ا (Alif) maksudnya :
tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh.
Adapun ب (Ba) maksudnya :
tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
Adapun ت (Ta) maksudnya :
yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya.
Adapun ث (Tsa) maksudnya :
yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia.
Adapun ج (Jim) maksudnya :
keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
Adapun ح (Ha) maksudnya :
Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
Adapun خ (Kha) maksudnya :
maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
Adapun د (Dal) maksudnya :
pemberi balasan pada hari kiamat.
Adapun ز (Dzal) maksudnya :
pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
Adapun ر (Ra) maksudnya :
lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
Adapun ذ (Zay) maksudnya :
hiasan penghambaan.
Adapun س (Sin) maksudnya :
Maha mendengar dan melihat.
Adapun ش (Syin) maksudnya :
yang disyukuri oleh hamba-Nya.
Adapun ص (Shad) maksudnya :
Maha benar dalam setiap janji-Nya.
Adapun ض (Dhad) maksudnya :
yang memberikan madharat dan manfaat.
Adapun ط (Tha) maksudnya :
Yang suci dan mensucikan.
Adapun ظ (Dzha) maksudnya :
Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-tanda.
Adapun ع (Ayn) maksudnya :
Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
Adapun غ (Ghayn) maksudnya :
tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
Adapun ف (Fa) maksudnya :
yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
Adapun ق (Qaf) maksudnya :
Maha kuasa atas segala makhluk-Nya.
Adapun ك (Kaf) maksudnya :
yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Adapun Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
Adapun ل (Lam) maksudnya :
maha lembut terhadap hamba-nya.
Adapun م (Mim) maksudnya :
pemilik semua kerajaan.
Adapun ن (Nun) maksudnya :
cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
Adapun و (waw) maksudnya :
satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan tidak beranak serta diperanakan.
Adapun ها (Ha) maksudnya :
Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
Adapun ﻻ (Lam alif) maksudnya :
tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu bagi-Nya.
Adapun ي (ya) maksudnya :
tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.
Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari semua makhluk-Nya”.
Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam.
Dari Ibrahim bin Khuttab, dari Ahmad bin Khalid, dari Salamah bin Al Fadl, dari Abdullah bin Najiyah, dari Ahmad bin Badil Al Ayyamy, dari Amr bin Hamid hakim kota ad Dainur, dari Farat bin as Saib dari Maimun bin Mahran, dari Ibnu Abbas dan sanadnya Rosulullah SAW, ia berkata: “Segala sesuatu ada penjelasan (tafsir)nya yang diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya”.
Huruf Hijaiyah merupakan huruf penyusun kata dalam Al Qur an. Seperti halnya di Indonesia yang memilki huruf alfabet dalam menyusun sebuah kata menjadi kalimat, huruf hijaiyah juga memiliki peran yang sama
Jika ditanyakan dari mana lahirnya huruf itu ?
Jawabannya:
Jika keluar nafas dan suara secara bersama-sama dari paru-paru manusia kemudian menekan salah satu bagian mulut, seperti ; tenggorokan, lidah atau bibir, maka itulah yang dinamakan huruf.
Bagian mulut seperti tenggorokan, lidah, bibir dan sebagainya itulah yang dinamakan "Makhraj Huruf" (tempat keluarnya bunyi huruf).
Huruf Hijaiyah di atas dibagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Huruf Asliyah :
Huruf Asliyah adalah huruf yang asli yang jumlahnya ada 29 huruf : dari huruf ا (Alif) s.d ي (Ya).
2. Huruf Far'iyah :
Huruf Far'iyah, adalah huruf yang keluarnya dari dua makhraj huruf asliyah dan pengucapannyapun dari dua pengucapan huruf asliyah.
Huruf Far'iyah ini ada 8 buah yaitu :
(1). Huruf Hamzah musahhalah
Ada yang keluar dari ء (hamzah) dan ا (alif)
Ada yang keluarnya dari antara ء (hamzah) dan (ya)'
Ada yang keluarnya dari antara ء (hanzah) dan (wawu).
(2). Huruf ا (alif) mumalah
(3). Huruf ص (shod) musyammah
(4). Huruf ي (ya)' musyammah
(5). Huruf ا (alif) mufakhkhomah
(6). Huruf ل (lam) mufakhkhomah
(7). Huruf ن (Nun) mufakhkhomah
(8). Huruf م (mim) musakkana.
Huruf itu lambang bunyi, huruf hijaiyah yaitu, abjad arab yang di mulai dari ا (alif)
sampai dengan ي (ya).
Arti huruf :
Menurut bahasa artinya, Mata tepi sesuatu, ujung.
Menurut Istilah artinya, Suara yang berpegang/tertekan kepada Makhrajnya.
Huruf-huruf hijaiyah yang terkandung di dalam Al-Qur'an, menurut para ulama' ahli Tajwid jumlahnya ada 29 huruf yaitu :
Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :
Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.
Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : “apa faedah dari huruf hijaiyah ?”
Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, “Jawablah”.
Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.
Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama-nama Allah swt”. Kemudian Ali berkata :
Adapun ا (Alif) maksudnya :
tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh.
Adapun ب (Ba) maksudnya :
tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
Adapun ت (Ta) maksudnya :
yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya.
Adapun ث (Tsa) maksudnya :
yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia.
Adapun ج (Jim) maksudnya :
keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
Adapun ح (Ha) maksudnya :
Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
Adapun خ (Kha) maksudnya :
maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
Adapun د (Dal) maksudnya :
pemberi balasan pada hari kiamat.
Adapun ز (Dzal) maksudnya :
pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
Adapun ر (Ra) maksudnya :
lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
Adapun ذ (Zay) maksudnya :
hiasan penghambaan.
Adapun س (Sin) maksudnya :
Maha mendengar dan melihat.
Adapun ش (Syin) maksudnya :
yang disyukuri oleh hamba-Nya.
Adapun ص (Shad) maksudnya :
Maha benar dalam setiap janji-Nya.
Adapun ض (Dhad) maksudnya :
yang memberikan madharat dan manfaat.
Adapun ط (Tha) maksudnya :
Yang suci dan mensucikan.
Adapun ظ (Dzha) maksudnya :
Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-tanda.
Adapun ع (Ayn) maksudnya :
Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
Adapun غ (Ghayn) maksudnya :
tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
Adapun ف (Fa) maksudnya :
yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
Adapun ق (Qaf) maksudnya :
Maha kuasa atas segala makhluk-Nya.
Adapun ك (Kaf) maksudnya :
yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Adapun Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
Adapun ل (Lam) maksudnya :
maha lembut terhadap hamba-nya.
Adapun م (Mim) maksudnya :
pemilik semua kerajaan.
Adapun ن (Nun) maksudnya :
cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
Adapun و (waw) maksudnya :
satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan tidak beranak serta diperanakan.
Adapun ها (Ha) maksudnya :
Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
Adapun ﻻ (Lam alif) maksudnya :
tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu bagi-Nya.
Adapun ي (ya) maksudnya :
tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.
Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari semua makhluk-Nya”.
Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam.
Dari Ibrahim bin Khuttab, dari Ahmad bin Khalid, dari Salamah bin Al Fadl, dari Abdullah bin Najiyah, dari Ahmad bin Badil Al Ayyamy, dari Amr bin Hamid hakim kota ad Dainur, dari Farat bin as Saib dari Maimun bin Mahran, dari Ibnu Abbas dan sanadnya Rosulullah SAW, ia berkata: “Segala sesuatu ada penjelasan (tafsir)nya yang diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya”.
Huruf Hijaiyah merupakan huruf penyusun kata dalam Al Qur an. Seperti halnya di Indonesia yang memilki huruf alfabet dalam menyusun sebuah kata menjadi kalimat, huruf hijaiyah juga memiliki peran yang sama
Jika ditanyakan dari mana lahirnya huruf itu ?
Jawabannya:
Jika keluar nafas dan suara secara bersama-sama dari paru-paru manusia kemudian menekan salah satu bagian mulut, seperti ; tenggorokan, lidah atau bibir, maka itulah yang dinamakan huruf.
Bagian mulut seperti tenggorokan, lidah, bibir dan sebagainya itulah yang dinamakan "Makhraj Huruf" (tempat keluarnya bunyi huruf).
Huruf Hijaiyah di atas dibagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Huruf Asliyah :
Huruf Asliyah adalah huruf yang asli yang jumlahnya ada 29 huruf : dari huruf ا (Alif) s.d ي (Ya).
2. Huruf Far'iyah :
Huruf Far'iyah, adalah huruf yang keluarnya dari dua makhraj huruf asliyah dan pengucapannyapun dari dua pengucapan huruf asliyah.
Huruf Far'iyah ini ada 8 buah yaitu :
(1). Huruf Hamzah musahhalah
Ada yang keluar dari ء (hamzah) dan ا (alif)
Ada yang keluarnya dari antara ء (hamzah) dan (ya)'
Ada yang keluarnya dari antara ء (hanzah) dan (wawu).
(2). Huruf ا (alif) mumalah
(3). Huruf ص (shod) musyammah
(4). Huruf ي (ya)' musyammah
(5). Huruf ا (alif) mufakhkhomah
(6). Huruf ل (lam) mufakhkhomah
(7). Huruf ن (Nun) mufakhkhomah
(8). Huruf م (mim) musakkana.
Komentar
Posting Komentar